DEMOKRASI PEMILU DAN PERPOLITIKAN

DEMOKRASI PEMILU DAN PERPOLITIKAN

Oleh : Sahona

Mahasiswi Ilmu Pemerintahan STISIPOL raja haji

Secara etimologis, kata Demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu “Demos”  dan “kratos” Demos yang berarti rakyat dan Kratos yang berarti kekuatan atau kekuasaan Sehingga demokrasi dapat di pahami sebagai kekuasaan rakyat.

Lebih sederhananya Demokrasi merupakan sebuah sistem dalam pembentukan tatanan pemerintahan suatu negara, yang mana pemerintahannya diselenggarakan rakyat untuk rakyat dan  oleh rakyat.

Untuk itu setiap warga negara memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam melakukan pembentukan tatanan Pemerintahan, dan warga negara atau masyarakat memiliki peran yang besar terhadap suatu negara.

Keputusan yang di pilih merupakan tanggung jawab masyarakat untuk menentukan arah bangsa kedepannya.

Demokrasi tidak lepas kaitannya dengan Pemilu sebagai pilar dari proses akumulasi keinginan masyarakat sekaligus proses Demokrasi.

Pemilu singkatan dari Pemilihan Umum yang dapat di definisikan sebagai tindakan memilih seseorang untuk menduduki jabatan.

Atau bisa dikatakan sebagai penggantian suatu tahta kekuasaan sehingga kekuasaan yang berasal dari rakyat bisa beralih menjadi kekuasaan Negara.

Sejak disahkan sebagai NKRI, Indonesia merupakan negara Republik yang mana dalam negara Republik ini terdapat suatu pesta Demokrasi, yang biasa di kenal sebagai Pemilihan Umum.

Hingga saat ini Negara kita sudah beberapa kali melakukan Pemilihan Umum mulai dari pemilihan kedudukan di pusat hingga kedudukan untuk daerah.

Tepat pada 23 September 2020 Pilkada Serentak akan digelar kembali di 270 daerah, terdiri dari 9 provinsi, 37 kota, dan 224 kabupaten termasuk Kepulauan Riau yang menggelar Pilkada serentak. Maka dari itu sebagai Warga Negara yang berperan penting terhadap arah bangsa, terkhusus untuk Kepulauan Riau harus peka terhadap Perpolitikan.

Dalam demokrasi kita seolah di uji, bagaimana tidak, kita di tuntut untuk memilih pemimpin, tetapi calon pemimpin sendiri dalam berpolitik rela melakukan apapun demi mencapai tujuanya, hingga kita sebagai rakyat tidak bisa mengetahui mana yang tujuan untuk Rakyat dan mana yang tujuannya untuk diri sendiri.

Untuk itu demi kemajuan arah bangsa kita sebagai individu harus memiliki penerobosan sendiri, dengan cara memahami Ilmu Politik, kenapa?

Dengan memahami Sistem Politik setidaknya kita memahami gejolak politik yang terjadi dan mengerti bagaimana harus menanggapi.

Contohnya, tidak aneh lagi Public  figur seperti Artis tiba – tiba dalam baliho suatu partai masuk dalam calon legislatif. Perlu kita tau terkadang itu hanya untuk popularitas suatu partai semata.

Selanjutnya kita harus peka terhadap siapa yang akan kita pilih, kenapa harus dia yang di pilih dengan melihat pencapaian yang selama ini sudah dilakukannya untuk KEPRI.

Semangat bersama-sama menjadikan SDM unggul Kepulauan Riau Maju.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *